Pemikiran rekayasa bukan hanya tentang rumus, gambar, dan cinta terhadap teknik. Yang terpenting adalah cara melihat tugas: melihat sistem, mencari penyebab, menguji hipotesis, bekerja dengan batasan, memperhatikan titik lemah, dan mengubah ide menjadi solusi yang benar-benar berfungsi.
Tes ini bukan ujian, bukan tes IQ, dan bukan wawancara teknis. Ini akan membantu menilai dengan lembut, profil rekayasa mana yang lebih dekat dengan Anda: pemikiran sistem, prototyping praktis, pemecahan masalah analitis, atau pemahaman jujur bahwa pendekatan rekayasa bisa menjadi beban.
Jawablah dengan jujur, tanpa mencoba memilih opsi "paling pintar". Dalam rekayasa, berbagai jenis pemikiran penting: beberapa orang lebih baik melihat sistem secara keseluruhan, beberapa lebih cepat merakit prototipe yang berfungsi, dan beberapa lebih tepat menemukan kesalahan dalam data.








